IBX595E1CDF89549 Anak Anda hobi selfie? Ikuti tips ini! - Gabo-i.com

Breaking

Jumat, Januari 20, 2017

Anak Anda hobi selfie? Ikuti tips ini!

Dahulu, saat kita melihat ada bis besar yang lewat didepan kita, maka reaksi kita biasa-biasa aja, bukan begitu sobat?. Namun entah mengapa, akhir-akhir ini hampir setiap orang terlebih ABG (anak baru gede), senang sekali meneriaki bis yang lewat seraya berucap om telolet om. Jangan-jangan diantara sobat ada pula yang suka kayak begini.

Seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat, fenomena om telolet om menjadi sangat viral. Bahkan, fenomena ini sempat menghentak dunia, dimana tak ada seorang pun yang mengira meme ala Indonesia ini menjadi sangat terkenal. Artis-artis internasional, klub sepakbola ternama pun tak luput untuk menyemarakkan meme Indonesia ini.

Selain meme ini, hal lain yang sangat nge-trend adalah berselfie ria. Saat ini, bagi sebagian masyarakat modern, dimanapun dan kapanpun seakan-akan selalu ingin mengabadikan segala aktivitasnya melalui foto selfie. Ada yang berselfie ala kadarnya, namun ada pula yang berfoto selfie di atas gedung tinggi yang menjulang. Tentu hal ini sangat membahayakan.

Kedua aktivitas yang sedang nge-trend ini tentu harus disikapi dengan baik. Mengingat kecenderungan masyarakat kita adalah suka meniru tentang apa yang sedang booming terjadi saat ini, dan hal ini bisa saja merembet pada anak-anak. Maka dari pada itu, langkah preventif pun penting untuk dilakukan.

Dapat kita saksikan, hanya dalam hitungan hari saja, baik itu di televisi maupun media masa beramai-ramai menerangkan meme ini. Mulai dari polisi hingga masyarakat biasa, sangat senang mendengarkan suara bis telolet di jalanan. Kebiasaan ini tentu bisa saja akan ditiru oleh anak-anak.
Kebiasaan selfie pun bisa saja diikuti anak-anak maupun balita, mengingat saat ini hampir setiap orangtua telah memiliki smartphone yang support untuk berselfie. Maka bagaimanakah jika hal ini terjadi pada balita? Tentu orangtua sangat berperan penting dalam mengontrol anaknya dari kebiasaan ini.

Ibu dan balita dikenal memiliki hubungan yang kuat. Hal ini dikarenakan kebersamaannya yang cukup intens dibandingkan dengan sang ayah. Sehingga, sang ibu lebih berperan aktif dalam menjaga kebiasaan yang dilakukan si kecil, termasuk pula tren selfie.

Melihat si kecil berpose dengan asiknya di depan kamera, tentu akan membuat kita merasa gemas kepadanya. Maka tak salah, memori ponsel pun dipenuhi oleh jepretan foto yang dilakukannya. Tentu jika kita melarang si kecil berselfie akan berpotensi membuatnya ngambek dan bisa saja berpengaruh negatif psikologi anak serta tumbuh kembangnya.

 Terdapat beberapa tahapan yang perlu dilakukan sang ibu dalam menyikapi hobi si kecil ini:
1.      Membiarkannya terlebih dahulu
Ajang selfie bagi anak, bisa saja menjadi suatu sarana belajar baginya. Melalui selfie, si kecil dapat mengenali bagian wajah serta tubuhnya. Selain itu, ia juga dapat belajar dalam mengatur posisi tubuhnya dan ekspresi wajah melalui pantulan kamera depan.

2.      Mengawasi tingkah laku selfie-nya
Membiarkan si kecil asik berselfie tanpa pengawasan tentu bukan hal yang tepat. Dengan begini, maka orangtua perlu memantau si anak saat dia berselfie. Hal ini perlu dilakukan, mengingat si kecil bisa saja terjatuh saat berselfie karena penempatan selfie anak yang tidak tepat.
Sang ayah pun hendaknya disela kesibukannya untuk memberikan pengawasan serta perlindungan yang aman bagi ibu dan balita.

3.      Memberi batasan serta aturan
Memanfaatkan kebiasaan anak yang suka selfie, sebenarnya orangtua dapat mengajarinya tentang pentingnya batasan dan aturan. Misalkan saja, ibu akan memberikan smartphone kepada anak, jika dia telah makan atau setelah bangun tidur siang.

Tak lupa pula bagi orangtua untuk menjelaskan kepada si kecil bahwa fungsi utama ponsel adalah alat komunikasi. Sehingga saat si kecil asik berselfie, lalu ada panggilan masuk, maka si anak harus mengembalikan ponsel tersebut.

Dengan tahapan di atas, aktivitas selfie anak pun dapat memberikan dampak positif, sehingga orangtua tidak perlu risau maupun gelisah saat anak suka selfie.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar